Deoksiribonukleat (DNA): Molekul Penentu Pewarisan Genetik

Table of Contents

 

Deoksiribonukleat (DNA) Molekul Penentu Pewarisan Genetik

INFOLABMED.COM - Deoksiribonukleat (DNA) adalah molekul yang mengkodekan rencana genetik suatu organisme. 

Dalam bahasa lain, DNA mengandung seluruh informasi yang diperlukan untuk membangun dan memelihara organisme. 

DNA pertama kali ditemukan pada tahun 1868, oleh seorang dokter muda berusia dua puluh empat tahun, Friedrich Miescher, asal Swiss, yang mengisolasi senyawa dari inti sel darah putih.

 Senyawa ini bukanlah protein, lipid, atau karbohidrat, sehingga disebut sebagai tipe molekul biologis yang baru. 

Miescher memberi nama penemuan ini "nuklein," karena dia mengisolasi senyawa tersebut dari inti sel. Saat ini, molekul ini dikenal sebagai DNA. Hampir semua sel dalam satu organisme mengandung DNA yang identik.

Struktur DNA

DNA adalah molekul linear yang terdiri dari empat jenis molekul kimia yang lebih kecil yang disebut basa nukleotida: adenin (A), sitosin (C), guanin (G), dan timin (T). 

Urutan basa-basa ini disebut sebagai urutan DNA. Segmen-segmen DNA yang mengandung informasi genetik disebut gen, dan gen ini diwariskan dari orangtua ke keturunannya selama reproduksi.

Pada tahun 1953, Francis Crick dan James Watson menggambarkan bentuk molekuler DNA sebagai "double helix" atau heliks ganda. 

DNA berpaut ganda terdiri dari dua untai linear yang berjalan berlawanan satu sama lain, dikenal sebagai untai-untai antiparalel; untai-untai ini berputar bersama-sama membentuk heliks ganda.

 Struktur DNA juga bisa digambarkan sebagai tangga. Batang-batang kimia dari tangga tersebut terdiri dari molekul gula dan fosfat yang dihubungkan oleh ikatan kimia.

Pelat-pelat dari tangga tersebut adalah pasangan-pasangan unit antara A dan T atau antara C dan G. 

Pasangan-pasangan ini disebut pasangan basa dan menghubungkan dua batang gula-fosfat melalui interaksi yang disebut ikatan hidrogen. 

Di dalam sel, heliks DNA sering kali terlilit berlebihan, yang menyebabkan fenomena yang dikenal sebagai superkoiling.

Di dalam inti sel, DNA membentuk kompleks dengan protein. Kompleks ini disebut kromatin dan terbentuk saat DNA membungkus protein nuklear dan kemudian membungkus dirinya sendiri beberapa kali untuk mengkondensasikan DNA ke dalam volume yang lebih kecil.

 Selain itu, kromosom DNA sering dikenali dan digambarkan sebagai struktur berbentuk X. 

DNA mengambil bentuk ini setelah replikasi DNA selama proses pembelahan sel, ketika kromosom yang direplikasi sangat terkondensasi dan muncul dalam bentuk X.

Pewarisan Genetik

Penting untuk memahami bagaimana pewarisan genetik bekerja. Gen adalah segmen-segmen DNA yang mengandung instruksi-instruksi untuk membangun dan mengoperasikan organisme. 

Gen-gen ini diwariskan dari orangtua ke anak-anak mereka selama pembelahan sel. Inilah yang memungkinkan pewarisan ciri-ciri genetik dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Struktur Molekuler DNA

Struktur DNA adalah kunci untuk pemahaman tentang bagaimana molekul ini bekerja. Dalam molekul DNA, adenin (A) selalu berpasangan dengan timin (T), dan sitosin (C) selalu berpasangan dengan guanin (G). 

Pasangan-pasangan ini sangat penting karena mereka membentuk kode genetik yang membawa instruksi untuk sintesis protein dan fungsi-fungsi seluler lainnya. 

Urutan basa-basa ini adalah apa yang membuat setiap organisme unik. 

Pada dasarnya, DNA adalah buku petunjuk genetik yang menjelaskan cara membangun dan mengoperasikan organisme.

Reproduksi dan Pewarisan Genetik

Saat organisme berkembang biak, gen-gen mereka diwariskan kepada keturunan mereka. Proses ini melibatkan dua tahap utama: replikasi DNA dan pembelahan sel. 

Replikasi DNA adalah saat untai ganda DNA menggandakan dirinya sendiri, sehingga ada dua salinan identik dari gen-gen yang ada.

 Selanjutnya, sel membelah diri untuk membentuk sel-sel anak yang memiliki salinan DNA yang sama dengan sel induknya.

Peran DNA dalam Kehidupan Sehari-hari

DNA memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari kita. Ini adalah DNA yang membawa instruksi untuk membangun dan mengoperasikan sel-sel kita. 

Tanpa DNA, kehidupan seperti yang kita kenal tidak akan ada. DNA juga memainkan peran penting dalam berbagai aspek kedokteran, termasuk dalam diagnostik penyakit genetik, pengembangan obat-obatan, dan terapi gen.

Pembahasan Akhir Deoksiribonukleat (DNA)

Deoksiribonukleat (DNA) adalah molekul yang mengkodekan rencana genetik organisme. Struktur molekuler DNA sangat penting untuk memahami bagaimana pewarisan genetik bekerja. 

DNA adalah buku petunjuk genetik yang menjelaskan cara membangun dan mengoperasikan organisme.

 Proses replikasi DNA dan pembelahan sel penting untuk pewarisan genetik. DNA memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari dan dunia kedokteran.***

Infolabmed
Infolabmed infolabmed.com merupakan kanal informasi tentang Teknologi Laboratorium Medik meliputi Materi Kuliah D3 dan D4, Informasi Seminar ATLM, Lowongan Kerja. Untuk dukung website infolabmed tetap aktif silahkan ikut berdonasi melalui DANA = 085862486502.

Post a Comment