Pemeriksaan Hitung Jumlah Leukosit dengan Metode Mikrovisual: Prinsip, Prosedur, dan Perhitungan

Table of Contents

 

Pemeriksaan Hitung Jumlah Leukosit dengan Metode Mikrovisual Manual Prinsip, Prosedur, dan Perhitungan

INFOLABMED.COM - Pemeriksaan hitung jumlah leukosit adalah salah satu prosedur laboratorium yang penting untuk menilai kesehatan seseorang. 

Metode mikrovisual adalah salah satu pendekatan yang umum digunakan untuk menghitung jumlah leukosit dalam sampel darah. 

Artikel ini akan menjelaskan prinsip dasar, bahan yang diperlukan, alat yang digunakan, serta langkah-langkah prosedur dan perhitungan dalam pemeriksaan hitung jumlah leukosit dengan metode mikrovisual.

Prinsip Metode Mikrovisual

Metode mikrovisual dalam pemeriksaan hitung jumlah leukosit melibatkan penggunaan kamar hitung Neubauer dan pipet thoma leukosit. 

Prinsip dasar dari metode mikrovisual hitung jumlah leukosit adalah dengan mengencerkan sampel darah dalam pipet leukosit dan memasukkannya ke dalam kamar hitung. 

Selanjutnya, jumlah leukosit dihitung dalam volume tertentu dengan menggunakan faktor konversi. Faktor konversi ini memungkinkan perhitungan jumlah leukosit per mikroliter (μL) darah.

Bahan Pemeriksaan

Untuk melakukan pemeriksaan hitung jumlah leukosit dengan metode mikrovisual, bahan-bahan yang diperlukan antara lain:

Darah kapiler atau darah vena dengan antikoagulan (seperti EDTA atau oksalat).

  1. Pipet thoma leukosit.
  2. Kamar hitung Neubauer.
  3. Dek glass.
  4. Mikroskop.
  5. Reagen Larutan Turk: Larutan gentian violet 1% dalam air, Asam asetat glacial dan Aquadest.

Prosedur Pemeriksaan Hitung Jumlah Leukosit Metode Mikrovisual

Berikut adalah langkah-langkah prosedur yang harus diikuti dalam pemeriksaan hitung jumlah leukosit dengan metode mikrovisual:

Mengisi Pipet Leukosit:

  1. Isap darah sampai batas tanda 0.5 tepat.
  2. Hapus kelebihan darah pada ujung pipet.
  3. Masukkan ujung pipet dalam larutan turk sambil menahan darah pada batas tanda tadi.
  4. Pipet dipegang dengan sudut 45º dan hisap larutan turk hingga batas tanda 11.
  5. Angkat pipet dari larutan, tutup ujung pipet dengan jari, lalu lepaskan karet penghisap.
  6. Kocok pipet selama 15-30 detik, jika tidak segera dihitung, letakkan dalam posisi horizontal.

Mengisi Kamar Hitung:

  1. Letakkan kamar hitung dengan kaca penutupnya terpasang mendatar di atas meja.
  2. Kocok pipet yang diisi selama 3 menit tanpa mengganggu cairan di dalamnya.
  3. Buang sedikit cairan dari pipet (3 atau 4 tetes), lalu sentuhkan ujung pipet pada kamar hitung dengan sudut 30º untuk mengisi kamar dengan cairan secara perlahan.
  4. Biarkan kamar hitung selama 2-3 menit agar leukosit dapat mengendap.

Menghitung Jumlah Sel:

  1. Gunakan lensa obyektif kecil dengan pembesaran 10 kali.
  2. Letakkan kamar hitung di bawah lensa mikroskop, arahkan ke garis bagi.
  3. Hitung semua leukosit dalam keempat bidang besar dengan mengikuti pola tertentu dari sudut kiri atas hingga kembali ke awal.

Perhitungan Jumlah Leukosit

Untuk menghitung jumlah leukosit dengan metode mikrovisual, gunakan rumus berikut:

Jumlah leukosit = N x Fb x P

  • N: Jumlah leukosit dalam 4 kotak W
  • Fb: Faktor Bilik Hitung
  • P: Pengenceran

Nilai normal jumlah leukosit berkisar antara 4000-10.000/μL.

Dalam pemeriksaan hitung jumlah leukosit dengan metode mikrovisual, ketelitian dan kecermatan sangat diperlukan untuk mendapatkan hasil yang akurat. 

Metode ini dapat memberikan informasi penting tentang kondisi kesehatan pasien dan digunakan dalam berbagai diagnosis medis.***


Ikuti berita terkini dengan mengikuti kami di Google News atau klik tautan ini Google News INFOLABMED.



Infolabmed
Infolabmed infolabmed.com merupakan kanal informasi tentang Teknologi Laboratorium Medik meliputi Materi Kuliah D3 dan D4, Informasi Seminar ATLM, Lowongan Kerja. Untuk dukung website infolabmed tetap aktif silahkan ikut berdonasi melalui DANA = 085862486502.

Post a Comment