Ketahui Risiko Penyakit Berdasarkan Golongan Darah

 



Golongan Darah diyakini dapat menunjukkan banyak hal tentang seseorang. Salah satunya adalah kepribadian atau karakter berdasarkan golongan darahnya. Namun, siapa sangka kalau golongan darah juga dapat menunjukan risiko kesehatan.

Baru-baru ini sejumlah penelitian telah menemukan adanya korelasi antara risiko penyakit tertentu dengan masing-masing jenis golongan darah. Meskipun masih dibutuhkan penelitian lanjutan, mengetahui risiko sejak dii akan sangat membantu mencegah terkena berbagai macam penyakit.

Berikut adalah penjelasan untuk masing-masing golongan darah, antara lain:

1. Risiko Penyakit Golongan Darah A

Mengutip laman Huffington Post, beberapa penelitian menemukan bahwa orang dengan golongan darah A berisiko lebih tinggi terkena kanker perut. Hal ini diduga karena orang bergolongan darah A secara epidemiologis sering mengalami infeksi bakteri H. pylori, bakteri penyebab kanker perut.

Selain itu, orang dengan golongan darah A secara epidemiologis berisiko lebih tinggi mengidap kanker pankreas, diabetes tipe 2 (jika dibandingkan dengan golongan darah O), dan stres. Orang dengan golongan darah A cenderung memiliki lebih banyak hormon kortisol, yang dihasilkan ketika sedang stres.

2. Risiko Penyakit Golongan Darah B

Orang dengan golongan darah B secara epidemiologis juga memiliki risiko lebih besar untuk terkena kabker pankreas dan diabetes tipe 2, terutama pada golongan darah B positif.

Mereka juga memiliki risiko lebih besar untuk terkena penggumpalan darah di pembuluh vena dalam, misalnya pada kaki. Meski begitu, risiko untuk terkena kondisi tersebut juga dimiliki oleh orang dengan golongan darah A dan AB.

3. Risiko Penyakit Golongan Darah AB

Menurut penelitian yang dipublikasikan di jurnal American Academy of Neurology pada 2014, orang dengan golongan darah AB secara epidemiologis memiliki risiko lebih besar untuk mengembangkan gangguan kognitif. Bahkan para peneliti menyebut persentase risiko 82 persen, dibandingkan golongan darah lain.

Selain itu, orang dengan golongan darah AB juga lebih berisiko terkena Stroke, dan sama seperti golongan darah A dan B, mereka juga berisiko mengidap kanker pankreas.

4. Risiko Penyakit Golongan Darah O

Mengutip hasil penelitian yang dimuat di laman Harvard School of Public Health, orang bergolongan darah A, B dan AB, secara epidemiologis lebih berisiko terkena penyakit jantung koroner, apabila dibandingkan dengan golongan darah O. Namun, disisi lain, orang dengan golongan darah O secara epidemiologis lebih berisiko mengalami tukak lambung / maag.

Tak hanya itu, wanita dengan golongan darah O juga diyakini memiliki jumlah sel telur lebih rendah, dibandingkan dengan golongan darah lain.


Untuk mencegah risiko tersebut, selalu perhatikan asupan makanan dan berolahraga. Dan jangan lupa, imbangi pula dengan hidup sehat secara keseluruhan, seperti berhenti merokok, hindari minuman beralkohol, serta mengontrol berat badan.


Sumber : halodoc.com dan hellosehat.com

Post a Comment

0 Comments