Uji Kualitas Media

Uji kualitas media di Laboratorium
(Image : https://syaf.co.id)

Uji Kualitas Media di Laboratorium 

Uji kualitas media mencakup aspek yang luas, baik media buatan sendiri maupun media jadi, oleh karena itu penyiapan media harus mendapat perhatian. 

Hal - hal yang perlu diperhatikan dalam penyiapan media :

  1. Sampel media dehidrasi (dehydrated media) ditimbang dan ditambahkan ke dalam air suling dan bebas mineral, lalu dicampur untuk membuat suspensi yang homogen kemudian panaskan untuk melarutkan zat - zat dalam medium. Panas yang digunakan harus diatur hanya cukup sampai membuat larutan yang sempurna, kecuali dinyatakan lain dalam prosedur. Pengocokan yang tetap selama proses pemanasan penting sebab bongkahan kecil agar bahan media yang akan dilarutkan dapat turun ke dasar wadah dan pemecahannya memerlukan jumlah panas yang tinggi. Pemanasan lebih lama akan menghasilkan denaturasi protein, karamelisasi karbohidrat, inaktivasi zat - zat gizi dan kehilangan kadar air yang berarti karena penguapan.
  2. Media dilarutkan ke dalam wadah yang berukuran cukup dan sterilisasi dengan otoklaf. Setelah selesai harus segera dikeluarkan dari otoklaf untuk menghindari pemanasan yang lebih lama. Wadah berisi media agar harus dipindahkan ke penangas air bersuhu 48 - 50 °C sampai mencapai suhu yang diperlukan. Penyimpanan lebih lama di penangas air harus dihindari
  3. pH setiap batch media harus diperiksa dengan pH meter setelah media dibiarkan dingin sampai suhu kamar. Untuk menguji media agar, dapat digunakan elektrode permukaan atau elektrode biasa. Media yang menyimpang >0,2 unit pH dari pH optimum harus dibuang
  4. Media dapat dituang ke dalam tabung atau cawan petri dalam ruangan bersih atau di bawah aliran udara laminar (laminair flow). Ruangan tersebut harus dijaga cukup terang, bebas dari bahan - bahan lain (kecuali yang diperlukan untuk prosedur pembagian) dan bebas dari lalu lalang selama proses pembagian. Setiap usaha harus dilakukan untuk mencegah kontaminasi media pada tahap ini. 

Kualitas media harus diperiksa dahulu sebelum media digunakan. Ada bermacam - macam cara untuk menguji mutu media yang telah dibuat, yaitu :

Secara visual yaitu dengan memperhatikan atau melihat warna, kekeruhan dan lain - lain. Contoh : Media gula - gula yang dilengkapi tabung Durham bila terlihat gelembung udara berarti sudah tidak dapat dipergunakan lagi. Bila warna media tidak sesuai dengan warna standar maka harus dicurigai adanya perbedaan pH, untuk itu periksalah dengan menggunakan pH meter. Bila pH media berbeda ± 0,2 satuan, tambahkan asam atau basa. 

Uji media dengan menggunakan kuman kontroll positif dan kontrol negatif ini dapat dilihat pada Gambar di bawah ini. 

Gambar : Uji media dengan kuman

Keterangan : 

  • A/A : Lereng asam / dasar asam
  • K/A : Lereng basa / dasar Asam


Sumber : Good Laboratory Practice 

Post a Comment

0 Comments