Polymerase Chain Reaction (PCR)

Gambar . Tahapan Proses PCR (Yusuf, 2010)


Polymerase Chain Reaction (PCR)  merupakan suatu teknik sintesis dan amplifikasi DNA secara in vitro pada daerah spesifik yang dibatasi oleh dua buah primer oligonukleotida. Teknik ini memerlukan enzim polimerase dan dilakukan secara berulang-ulang. Teknik ini juga dilakukan dalam waktu yang relatif singkat dan tidak membutuhkan banyak sampel (Hasibuan, 2015).

Bahan – bahan yang dibutuhkan pada proses PCR adalah templat DNA; sepasang primer, yaitu suatu oligonukleotida pendek yang memiliki urutan nukleotida yang komplementer dengan urutan nukleotida DNA templat; dNTPs (Deoxynucleotide triphosphates); buffer PCR; magnesium klorida (MgCl2) dan enzim polimerase DNA. Proses PCR melibatkan beberapa tahap yaitu: (1) pra-denaturasi DNA templat’ (2) denaturasi DNA templat; (3) penempelan primer pada templat (annealing); (4) pemanjangan primer (extension) dan (5) pemantapan (post-extension). Tahap (2) sampai dengan (4) merupakan tahapan berulang (siklus), dimana pada setiap siklus terjadi duplikasi jumlah DNA (Sogandi, 2018).

PCR melibatkan beberapa tahap yang berulang (siklus) dan pada setiap siklus terjadi duplikasi jumlah target DNA untai ganda. Untai ganda DNA templat (unamplified DNA) dipisahkan dengan denaturasi termal dan kemudian didinginkan hingga mencapai suatu suhu tertentu. Untuk memberi waktu pada primer menempel (anneal primers) pada daerah tertentu dari target DNA. Polimerase DNA digunakan untuk memperpanjang primer (extend primers) dengan adanya dNTPs (dATP, dCTP, dGTP dan dTTP) dan buffer yang sesuai. Umumnya proses ini dilakukan antara 20 – 40 siklus. Target DNA yang diinginkan (short ”target” product) akan meningkat secara eksponensial setelah siklus keempat dan DNA non-target (long product) akan meningkat secara linier seperti tampak pada bagan di atas (Sogandi, 2018).

Sumber ; 
  • Hasibuan, E., 2015. Pernanan Teknik Polymerase Chain Reaction (PCR) Terhadap Perkembangan Ilmu Pengetahuan. Karya Tulis Ilmiah. Univ. Sumatera Utara.
  • Sogandi, 2018. Biologi Molekuler: Identifikasi Bakteri Secara Molekuler. Universitas 17 Agustus 1945, Jakarta.
  • Yusuf, Z.K., 2010. Polymerase Chain Reaction (PCR). Saintek 5, 6.

Post a Comment

0 Comments