BAHAN KIMIA YANG MUDAH TERBAKAR DAN MELEDAK

Table of Contents

Bahan Kimia Yang Mudah Terbakar dan Meledak
(Img : https://labmanager.com)

BAHAN KIMIA YANG MUDAH TERBAKAR DAN MELEDAK

A.  Bahan Mudah Terbakar ( Flammable Substances ) 

Merupakan bahan kimia yang mudah bereaksi dengan oksigen dan menimbulkan kebakaran. Reaksi kebakaran yang sangat cepat juga dapat menimbulkan ledakan. Jenis bahan kimia mudah terbakar dapat digolongkan menjadi tiga sub golongan, yaitu :

  1. Zat padat mudah terbakar adalah bahan padat yang tidak mudah meledak, dapat menimbulkan kebakaran karena gesekan, absorpsi uap, perubahan kimia yang spontan dan penyimpanan panas selama proses. Pada umumnya zat padat lebih sukar terbakar dibandingkan dengan zat cair, tetapi zat padat berupa serbuk halus lebih mudah terbakar daripada zat cair atau gas. Contoh yang termasuk golongan ini adalah belerang, fosfor, hibrida logam, logam alkali dan lain - lain.
  2. Zat cair mudah terbakar adalah bahan cair yang mudah menguap dan uapnya mudah terbakar pada suhu dibawah 25.5 °C. Golongan ini paling banyak dijumpai diindustri dan di laboratorium, serta dikenal sebagai pelarut organik. Contoh : eter, alkohol, aseton, benzena, heksan dan lain - lain. Pelarut tersebut pada suhu kamar dapat menghasilkan uap yang jika bereaksi dengan udara pada perbandingan tertentu dapat dibakar oleh adanya api atau loncatan listrik.
  3. Gas mudah terbakar yang termasuk golongan ini adalah gas yang amat mudah terbakar dan sering menimbulkan ledakan. Contoh : gas alam untuk bahan bakar, hidrogen, asetilen, etilen oksida dan sebagainya

B. Bahan Kimia Mudah Meledak

Beberapa contoh bahan kimia yang mudah meledak , yaitu :

  1. Azida : apabila azida bereaksi dengan tembaga, misalnya dalam pipa pembuangan atau kran air, maka tembaga azida akan menimbulkan ledakan hebat jika terkena benturan ringan.
  2. Asam perklorat : jika dibiarkan mengering pada permukaan meja yang terbuat dari kayu, batu bata atau kain maka akan meledakdan menimbulkan kebakaran jika terkena benturan.
  3. Asam pikrat dan garamnya akan terbakar oleh panas atau benturan.
  4. Bahan kimia oksidator ( Oxidation Agents ) : Merupakan bahan kimia yang mungkin tidak mudah terbakar, tetapi dapat menghasilkan oksigen yang dapat menyebabkan kebakaran bahan lainnya.
  5. Bahan kimia yang reaktif terhadap air ( Water Sensitive Substance ) : merupakan bahan kimia yang mudah bereaksi dengan air dan menghasilkan panas serta gas yang mudah terbakar.
  6. Bahan kimia yang reaktif terhadap asam ( AcidSensitive Substance ) : merupakan bahan kimia yang mudah bereaksi dengan asam dan menghasilkan panas serta gas yang mudah terbakar atau gas yang beracun dan korosif.
  7. Gas bertekanan ( Compressed Gases ) : merupakan gas yang disimpan di bawah tekanan, baik gas yang ditekan, maupun gas cair atau gas yang dilarutkan dalam pelarut di bawah tekanan
  8. Bahan radioaktif ( Radioactive Substance ) : merupakan bahan kimia yang mempunyai kemampuan memancarkan sinar radioaktif dengan aktivitas lebih besar. 


Sumber : Good Laboratory Practice 


Baca juga : 

BAHAN KIMIA YANG TIDAK BOLEH TERCAMPUR | Incompatible Chemicals

Panduan Mutu Dan Prosedur Operasi Baku Laboratorium

Prinsip Dalam Membakukan Aktivas Laboratorium

CONTOH SOAL SKB ATLM 2022 | Soal 21- 40

Tahapan Pemeriksaan Laboratorium | Kimia Klinik 1


Sendi Peronika
Sendi Peronika Sendi Peronika, A.Md.AK, S.KM berprofesi Analis Kesehatan Laboratorium, dan sekaligus Content Writer di blog kesehatan Infolabmed. Dengan lingkup kehidupan sebagai Analis Kesehatan berpeluang untuk berbagi informasi seputar Laboratorium Medik. Semoga tulisan dan informasi di infolabmed bisa mambantu dan bermanfaat bagi profesi Analis Kesehatan Laboratorium dalam dunia pendidikan maupun pekerjaan.

Post a Comment