Laboratorium Khusus Patologi Anatomi

Table of Contents

Menurut PERMENKES RI Nomor 411/MENKES/PER/III/2010 menyebutkan bahwa Laboratorium patologi anatomik merupakan laboratorium yang melaksanakan pembuatan preparat histopatologi, pulasan khusus sederhana, pembuatan preparat sitologik, dan pembuatan preparat dengan teknik potong beku. Pelayanan laboratorium Patologi Anatomik menerima spesimen berupa jaringan dan/atau cairan tubuh yang didapat dari tubuh pasien dan bermakna klinis bagi diagnosis suatu penyakit. 

Foto : http://www.bccss.org/

Pelayanan laboratorium patologi anatomik berperan sebagai baku emas dalam penegakkan diagnosis yang berbasis perubahan morfologi sel dan jaringan sampai pemeriksaan imunologik dan molekuler khusus yang bersumber dari sel maupun jaringan. Patologi anatomik berperan dalam mendeteksi kelainan akibat perubahan pada jaringan tubuh dan melakukan penapisan dari suatu penyakit. Peran laboratorium Patologi Anatomik semakin meluas mencakup penentuan pilihan terapi dan prediksi prognosis yang sejalan dengan perkembangan ilmu dan teknologi.

Di dalam laboratorium patologi anatomik kita mengenal dua komponen besar dalam pelayanan laboratorium. Dua komponen besar tersebut adalah laboratorium histopatologi dan laboratorium sitopatologi. Laboratorium histopatologi merupakan laboratorium yang menangani spesimen berupa jaringan sedangkan laboratorium sitopatologi menangani spesimen berupa cairan atau bentukan lain yang mengandung sel-sel untuk dilakukan diagnosis. Namun kadangkala kedua laboratorium tersebut dapat berkolaborasi menjadi satu ketika spesimen berupa materi mengandung sel namun diperlakukan seperti sebuah jaringan atau organ (cytoblock/sitoblok).

Spesimen yang diterima untuk pemeriksaan spesimen sitologik maupun spesimen histopatologi tercantum dalam Tabel 1.1 Spesimen sitologik diambil dengan tujuan jaringan memeriksa pada tingkat sel. Spesimen sitologik didapat dari sel yang terlepas (exfoliatif) atau sel yang terlepas dari jaringan. Jenis spesimen yang paling umum yang diterima di laboratorium patologi anatomik adalah spesimen cervical Pap Smear, hal ini dikarenakan Pap Smear merupakan salah satu program pemerintah dalam menurunkan angka kanker servik.

Selain itu spesimen yang diterima di laboratorium sitologi adalah spesimen sitologi aspirasi jarum halus (FNA (Fine Needle Aspiration), dimana sel didapatkan dari jarum yang sangat tipis yang dimasukkan ke sebuah lesi berbentuk cairan (misalnya kista tiroid). Selain itu spesimen dapat berasal dari urin, dahak, cairan cerebrospinal, cairan berasal dari bilasandan lain sebagainya yang mengandung materi sel. Lain halnya dengan spesimen untuk laboratorium histopatologi, dimana spesimen untuk laboratorium histopatologi adalah seluruh organ yang diambil dari pasien baik berukuran kecil maupun berukuran besar

Spesimen yang didapatkan di laboratorium patologi anatomik (baik sitopatologi dan histopatologi) akan diolah danmenghasilkan suatu sediaan mikroskopis yang menjadikan dasar pelaporan untuk keperluan diagnosis ataupun yang lainnya. Setelah hasil diterima oleh pemohon baik dalam bentuk kertas atau digital, maka fungsi lanjutan seorang tenaga laboratorium patologi anatomik adalah sebagai berikut.

  1. Menjaga Sediaan hingga 10 tahun kedepan dan dapat dijadikan untuk referensi, pengajaran atau penelitian.
  2. Menjaga formulir permintaan atau memindahkannya dalam bentuk digital dan menyimpannya selama kurun waktu minimal 10 tahun.
  3. Spesimen yang tersisa dapat dilakukan sebagai berikut :

  • memisahkan untuk keperluan penyimpanan, pengajaran, penelitian bahkan museum,
  • menjadikan referensi hingga 1 tahun ke depan,
  • membuang sisa spesimen jika dianggap tidak perlu.


Proses Pelayanan Laboratorium Patologi Anatomi

Pengambilan sediaan pemeriksaan atau contoh jaringan

Jaringan untuk pemeriksaan patologi anatomi didapat melalui proses biopsi:

  • Fine Needle Aspiration Biopsy (FNAB). Merupakan proses pengambilan jaringan dengan menggunakan jarum halus yang disuntikkan ke jaringan tumor.
  • Biopsi Insisi. Pengambilan sebagian jaringan tumor melalui tindakan operasi
  • Biopsi Eksisi. Pengambilan seluruh jaringan tumor melalui tindakan operasi


Persiapan jaringan

Persiapan pemotongan jaringan kanker, patologi anatomi
Persiapan jaringan. (Foto : https://www.hamiltonhealthsciences.ca/)

Jaringan yang diperoleh melalui tindakan biopsi akan melalui serangkaian proses persiapan, dimulai dari pemilihan, pemotongan dan pemrosesan jaringan


Pelekatan parafin

Jaringan yang dipilih akan direkatkan dengan parafin untuk memudahkan dalam proses pemotongan tipis selanjutnya


Pemotongan jaringan

Pemotongan jaringan
Pemotongan jaringan. (Foto : https://elabacademy.org/)

Jaringan yang telah dilekatkan dengan parafin, kemudian dipotong tipis dengan ketebalan 2 micron menggunakan microtome manual atau otomatis.


Pewarnaan jaringan

Pewarnaan jaringan. (Foto : https://www.pinterest.com/junesantoscoy)

Jaringan tipis yang dihasilkan melalui proses pemotongan, selanjutkan akan diwarnai dengan pewarnaan khusus karena jaringan asalnya bersifat transparan.

  1. Pewarnaan Hematoxylin Eosin
  2. Pewarnaan Immunohistokimia

Merupakan perwarnaan khusus menggunakan antibodi untuk dapat melakukan pemeriksaan lebih spesifik terhadap jaringan sehingga dapat dilakukan pengobatan yang lebih tepat.


Pembacaan jaringan

Setelah proses pewarnaan, sediaan jaringan siap untuk dibaca melalui mikroskop oleh Dokter Spesialis Patologi Anatomi untuk menentukan diagnosis penyakit secara pasti.


Sumber :

  • Kristian, E, dkk. (2017). Sitohistoteknologi. PPSDM Kementrian Kesehatan; Jakarta

---------------------------------------------------------------------------------------------

Kerjasama media partner, kirim proposal ke e mail : laboratorium.medik@gmail.com
Dukung infolabmed untuk selalu memberikan informasi terupdate dengan menyisihkan jajan Anda melalui DANA = 085862486502, atau dengan cara Scan barcode dibawah ini.

Infolabmed
Infolabmed infolabmed.com merupakan kanal informasi tentang Teknologi Laboratorium Medik meliputi Materi Kuliah D3 dan D4, Informasi Seminar ATLM, Lowongan Kerja. Untuk dukung website infolabmed tetap aktif silahkan ikut berdonasi melalui DANA = 085862486502.

Post a Comment