Pemeriksaan Ureum Darah Metode Two Point – Enzimatik Urease (Barclote) (Serum/Plasma)

Table of Contents
Ureum adalah produk buangan dari hasil pencernaan protein makanan yang kita makan. Protein mengandung nitrogen yang tidak bisa dicerna tubuh dan harus dikeluarkan. Sebelum dikeluarkan, nitrogen akan diubah bentuknya menjadi urea atau yang juga disebut sebagai nitrogen urea. Normalnya, urea akan disaring oleh ginjal untuk kemudian dikeluarkan bersama urin. Ureum merupakan senyawa ammonia berasal dari metabolisme asam amino yang diubah oleh hati menjadi ureum. Ureum bermolekul kecil mudah berdifusi ke cairan ekstra sel, dipekatkan dan diekskresikan melalui urine lebih kurang 25 gr/hari.

pemeriksaan ureum,pemeriksaan ureum pdf,pemeriksaan ureum metode enzimatik,pemeriksaan ureum dalam darah,pemeriksaan ureum untuk apa,pemeriksaan ureum metode kolorimetri,pemeriksaan ureum metode berthelot,pemeriksaan ureum kreatinin harus puasa,pemeriksaan ureum kreatinin adalah,pemeriksaan ureum kreatinin untuk apa,pemeriksaan ureum kreatinin pdf,pemeriksaan ureum untuk,pemeriksaan ureum urine,pemeriksaan ureum dan kreatinin untuk apa,pemeriksaan ureum serum,pemeriksaan ureum kreatinin pada diare,pemeriksaan ureum kreatinin puasa,jurnal pemeriksaan ureum pdf,laporan pemeriksaan ureum,tujuan pemeriksaan ureum,prinsip pemeriksaan ureum,pemeriksaan ureum adalah,pemeriksaan urea adalah,fungsi pemeriksaan ureum adalah,arti pemeriksaan ureum,pemeriksaan ureum darah adalah,pemeriksaan kadar ureum adalah,pemeriksaan ureum bun,pemeriksaan urea breath test,pemeriksaan urea breath test adalah,pemeriksaan blood urea nitrogen,biaya pemeriksaan ureum kreatinin,pemeriksaan bun urea,pemeriksaan ureum kreatinin,pemeriksaan ureum clearance,cara pemeriksaan ureum pdf,pemeriksaan urea clearance,indikasi pemeriksaan ureum kreatinin,cara pemeriksaan ureum kreatinin,cara pemeriksaan ureum,pemeriksaan ureum dan kreatinin,pemeriksaan ureum darah,pemeriksaan ureum dan kreatinin pdf,pemeriksaan urea darah,pemeriksaan urea dan kreatinin,pemeriksaan urea darah pdf,pemeriksaan urea dalam darah,pemeriksaan urea dalam urin,pemeriksaan urea dalam serum,tujuan pemeriksaan ureum dan kreatinin,tujuan pemeriksaan ureum darah,laporan pemeriksaan ureum darah,prinsip pemeriksaan ureum dan kreatinin,cara pemeriksaan ureum dan kreatinin,laporan pemeriksaan ureum dan kreatinin,pemeriksaan laboratorium ureum dan kreatinin,pemeriksaan kadar ureum dan kreatinin,sop pemeriksaan ureum dan kreatinin
Pemeriksaan Ureum Darah Metode Two Point – Enzimatik Urease (Barclote) 

Terlalu banyak atau terlalu sedikit urea yang tertinggal dalam darah bisa mencerminkan kondisi ginjal. Kadar urea dalam darah bisa diukur lewat tes blood urea nitrogen (BUN), untuk melihat seberapa banyak kehadiran nitrogen urea di dalam darah. Tes BUN seringnya ditujukan untuk orang-orang yang mengalami penyakit ginjal, atau yang berisiko tinggi mengalaminya karena menunjukkan gejala-gejala seperti : Sering buang air kecil, Warna urine gelap atau mengandung darah, Nyeri sendi, Nyeri tulang, Keram otot, Lelah, dan Pembengkakan (khususnya di bagian tangan dan kaki)

Peningkatan kadar urea disebut uremia. Azotemia mengacu pada peningkatan semua senyawa nitrogen berberat molekul rendah (urea, kreatinin, asam urat) pada gagal ginjal. Penyebab uremia dibagi menjadi tiga, yaitu penyebab prarenal, renal, dan pascarenal. Uremia prarenalterjadi karena gagalnya mekanisme yang bekerja sebelum filtrasi oleh glomerulus. Uremia renal terjadi akibat gagal ginjal (penyebab tersering) yang menyebabkan gangguan ekskresi urea. Gagal ginjal akut dapat disebabkan oleh glomerulonefritis, hipertensi maligna, obat atau logam nefrotoksik, nekrosis korteks ginjal. Gagal ginjal kronis disebabkan oleh glomerulonefritis, pielonefritis, diabetes mellitus, arteriosklerosis, amiloidosis, penyakit tubulus ginjal, penyakit kolagen-vaskular. Uremia pascarenal terjadi akibat obstruksi saluran kemih di bagian bawah ureter, kandung kemih, atau urethra yang menghambat ekskresi urin. Obstruksi ureter bisa oleh batu, tumor, peradangan, atau kesalahan pembedahan.

Penurunan kadar urea sering dijumpai pada penyakit hati yang berat. Pada nekrosis hepatik akut, sering urea rendah asam-asam amino tidak dapat dimetabolisme lebih lanjut. Pada sirosis hepatis, terjadipengurangan sintesis dan sebagian karena retensi air oleh sekresi hormone antidiuretik yang tidak semestinya. Pada karsinoma payudara yang sedang dalam pengobatan dengan androgen yang intensif, kadar urea rendah karena kecepatan anabolisme protein yang tinggi. Pada akhir kehamilan, kadar urea kadang-kadang terlihat menurun, ini bisa karena peningkatan filtrasi glomerulus, diversi nitrogen ke fetus, atau karena retensi air. Penurunan kadar urea juga dijumpai pada malnutrisi protein jangka panjang. Penggantian kehilangan darah jangka panjang, dekstran, glukosa, atu saline intravena, bisa menurunkan kadar urea akibat pengenceran.

Prinsip Kerja

Prinsip Kerja Ureum
Ion-ion ammoinum + klorida salisilat membentuk kompleks berwarna hijau biru. Intensitas warna yang terbentuk sebanding dengan  konsentrasi ureum pada sampel yang diukur gengan panjang gelombang 578 nm.

Cara Kerja

Disiapkan tabung reaksi

Standart
Sampel
Standart
10µl

Serum

10µl
Reagen
1000µl
1000µl
Dihomogenkan, langsung dibaca pada panjang gelombang 578 nm.

Interpretasi Hasil

Nilai Normal
  • Laki-laki dewasa : 8-20 mg/dL
  • Wanita dewasa: 6-20 mg/dL
  • Anak-anak: 5-18 mg/dL

Sumber
  1. Anonim. 2013. Ureum/BUN Darah (Serum). Tersedia : http://madesofyan.blogspot.com/2013/01/ureumbun-darah-serum.html
  2. Anto H. 2014. Makalah ureum dan Kreatinin. Tersedia :  http://antoherianto.blogspot.com/2014/05/makalah-ureum-dan-kreatinin.html
  3. Oktafirani. 2015. Hand out AAK An Nasher Cirebon
  4. Setiaji, B Rahma. 2017. Berbagai Penyebab Kadar Urea Dalam Darah Meningkat, Tanda Ginjal Tak Berfungsi Normal. Tersedia : https://hellosehat.com/hidup-sehat/tips-sehat/kadar-urea-darah-kerusakan-ginjal/ 
IKLAN : JUAL BUKU "Pedoman Teknik Pemeriksaan Laboratorium Klinik Untuk Mahasiswa Ahli Teknologi Laboratorium Medik"

Infolabmed
Infolabmed infolabmed.com merupakan kanal informasi tentang Teknologi Laboratorium Medik meliputi Materi Kuliah D3 dan D4, Informasi Seminar ATLM, Lowongan Kerja. Untuk dukung website infolabmed tetap aktif silahkan ikut berdonasi melalui DANA = 085862486502.