Total Pageviews

Check Page Rank

Pemeriksaan Bilirubin Urin (Horrison) | Seri Edukasi Teknologi Laboratorium Medik

Posted by On 4:19 AM


Bilirubin dibuat dalam tubuh ketika sel-sel darah merah (eritrosit) yang sudah tua terurai. Pemecahan sel darah merah yang tua adalah proses normal setelah berusia 120 hari, meskipun ada beberapa yang karena penyakit dimana sel darah merah pecah sebelum waktunya. Bilirubin yang dihasilkan dari pemecahan eritrosit kemudian menuju hati melalui aliran darah. Dalam hati, bilirubin diproses lalu diekskresikan ke dalam saluran empedu dan disimpan di kantong empedu. Akhirnya, bilirubin dalam cairan empedu dilepaskan ke usus kecil untuk membantu mencerna lemak dan akhirnya diekskresikan pada tinja sehingga tinja atau feses kita berwarna kekuningan.


Di dalam aliran darah kita terdapat dua macam bilirubin ; bilirubin yang sudah diolah di hati dan mengandung gula disebut “bilirubin direct” atau “bilirubin terkonjugasi”, dan di sisi lain bilirubin tanpa gula disebut “indirect billirubin” atau “bilirubin tak terkonjugasi” sebagai hasil mentah (langsung) dari pecahnya eritrosit. Jumlah total semua bilirubin dalam darah disebut “bilirubin total”. Tes bilirubin darah akan mendapatkan perhitungan akurat dari ketiga jenis bilirubin dalam darah: direct, indirect, dan total.

Prosedur Kerja
Metode : Horrison
Prinsip:
Adanya bilirubin dalam urin akan dioksidasi oleh reagen Fouchet yang berwarna hijau, sebelumnya, bilirubin diendapkan oleh barium klorida.

Cara Kerja Analitik Bilirubin 
  1. Sebanyak 5 ml urin terlebih dahulu dikocok dan dimasukkan ke dalam tabung reaksi.
  2. Tambahkan 5 ml BaCl2 10 %, dicampur dan disaring.
  3. Kertas saring berisi presepitat diangkat, dibuka lipatannya dan diletakkan di atas gelas arloji.
  4. Teteskan 2 – 3 tetes reagen Fouchet di atas kertas saring.
  5. Amati adanya bilirubin yang ditandai dengan warna hijau pada kertas saring tersebut.
PENTING : Terimakasih sudah berkunjung ke website Kami. Untuk yang mengambil artikel dari website Kami, dimohon untuk mencantumkan sumber pada tulisan / artikel yang Anda muat. Terimakasih atas kunjungannya.
Sumber :
  1. Kimia Kinik. (2013). Pemeriksaan Bilirubin. Hal : 22 – 23 . Jakarta : DEPKES
Kontributor Artikel : Nafa Ardila



Next
« Prev Post
Previous
Next Post »