Total Pageviews

Check Page Rank

Bagaimana Cara Memasang Mikroskop???

Posted by On 9:41 PM



Infolabmed.com. Sewaktu kita menerima mikroskop baru di laboratorium, kita harus mengetahui cara pemasangannya yang benar. 

Penempatan mikroskop
Tempatkan mikroskop di atas meja datar yang stabil (periksa dengan spirit level) berukuran memadai, tetapi tidak terlalu tinggi. Mikroskop harus ditutup kain atau tirai dan ditempatkan jauh dari jendela. Alasi mikroskop dengan kain segiempat. Kalau tidak ada kain alas khusus, gunakan kain tebal.

Merancang lampu mikroskop .
Bila mikroskop dilengkapi dengan cermin, Anda dapat membuat sebuah lampu untuk iluminasi. Sebuah bola lampu porselen dipasang pada alas kayu dan dimasukkan ke dalam kotak kayu atau kaleng dehgan lubang cahaya (Gbr. 3-12).
Buat celah di bagiart atas kotak agar bola lampu tidak terlalu panas.
Sebagai alternatif, dapat dipasangjlap (pintu eelah) di atas lubang cahaya yang berfungsi sebagai shutter (katup pengatur cahaya) (Gbr. 3.13). Gunakan bola lampu opak 100 W jenis daylight (biru~putih).


Memasang perlengkapan mikroskop
Pasang objektif pada tempatnya (revolving nosepiece), dalam urutan berikut searah jarum jam.
  • objektif  x3, xs, atau x l0;
  • objektif x40;
  • objektif x l00 (harus dipakai dengan minyak imersi).
Bagian berulir objektif berukuran standar (sama). Setelah memasang objektif :
  • Pasang okuler pad a tempatnya.
  • Pasang kondensator di bawah meja objek.
  • Pasang cermin pad a kaki mikroskop. 
Penempatan lampu mikroskop
Bila digunakan iluminasi elektrik, tempatkan lampu 20 cm di depan mikroskop menghadap cermin. Atur posisi lampu sedemikian rupa sehingga tepat menyinari bagian tengah cennin (Gbr. 3.14).
Bila lampu dilengkapi dengan sebuah lensa, filamen bola ampu diproyeksikan pada selembar kertas yang menutupi cermin. Hal ini memungkinkan pemusatan sinar secara lebih tepat. Pada beberapajenis lampu lainnya, bola lamplI diputar hingga diperoleh bayangan filamen yang jelas.

Pengaturan awal cermin mikroskop
Gunakan sisi cermin yang datar. Lepaskan semua filter warna. Buka diagfragma hingga maksimum. Naikkan kondensator. Letakkan selembar kertas putih tipis di depan lensa di bagian atas kondensator (Gbr. 3.15).


Kertas tersebut harus memperlihatkan bayangan bola lampu elektrik, yang dikelilingi suatu lingkaran cahaya. Atur cemin sedemikian rupa hingga diperoleh bayangan bola lampu tepat di tengah lingkaran cahaya itu (Gbr. 3.16). Bila digunakan cahaya matahari, atur cermin sedemikian rupa sehingga dapat memaksimalkan jumlah cahaya yang melewati kondensator.

Pemusatan kondensator (bila diperlukan)
Kondensator harus dipusatkan dengan benar. Hal ini sering diabaikan.
  1. Letakkan preparat tanpa kaca penutup di atas meja mekanis. Turunkan kondensator. Buka diafragma. Periksa preparat dengan objektif pembesaran lemah (x3, X5, atau xlO). Lihat preparat melalui okuler dan fokuskan. 
  2. Tutup diafragma. Lingkaran cahaya buram dikelilingi lingkaran gelap akan tampak dalam lapangan pandang (Gbr 3·17).
  3. Naikkan kondensator perlahan-Iahan sampai tepi lingkaran cahaya terfokus denganjelas (Gbr. 3.18).
  4. Atur posisi cermin (bila perlu) sedemikian rupa sehingga lingkaran cahaya tepat terpusat pada, atau bertumpang-tindih dengan, area terang yang dikelilingi zona gelap (Gbr. 3.19) 
  5. Atur tombol pemusat kondensator sampai lingkaran · cahaya tepat terpusat pada lapangan pandang (Gbr. 3.20). Kemudian, periksa menggunakan objektif yang lain.




Pengaturan diagfragma
Buka diagfragma maksimal. Lepaskan okuler dan lihat ke dalam tabung: permukaan lensa objektif sebelah atas akan tampak dipenuhi suatu lingkaran cahaya. Tutup diagfragma perlahan-lahan bingga lingkaran cahaya menutupi hanya Sepertiga permukaan lensa (Gbr. 3.21). Lakukan hal ini untuk setiap objektif yang akan digunakan.

Pengaturan okuler
Pemilihan okuler
Okuler x5 dan xl0 cukup baik digunakan dalam laboratorium medis. Okuler pembesaran kuat meningkatkan magnifikasi objek, tetapi mungkin tidak meningkatkan detail objek secara bermakna. Okuler yangdigunakan merupakan pilihan individual.
 
Pengaturan binokuler
Bila digunakan mikroskop binokuler, jarak antarpupil mata dapat diatur agar sesuai dengan operator.
 
Pemfokusan okuler
Salah satu tabung okuler (biasanya yang kiri) memiliki sebmlh pengatur fokus (Gbr. 3.22). Bila pengatur fokus berada di tabung okuler kiri, tutup mata kiri Anda, gunakan objektif X40, fokuskan bayangan objek yang dilihat dengan mata kanan menggunakan okuler kanan.
 
Kemudian tutup mata kanan Anda dan lihat melalui okuler kiri. Bila bayangan objek sudah jelas, pengaturan tidak diperlukanlagi. Bilabayangan objek tidak jelas, putar pengatur fokus sampai bayangan objek terfokus. Dengan begitu, mikroskop telah diatur untuk menyesuaikan penglihatan binokuler Anda.

NB : Materi ini akan Kami rangkum dalam seri Buku infolabmed tentang Mikroskop.
Sumber 
WHO . 2003. Pedoman Dasar Untuk Laboratorium Kesehatan (Manual of Basic Techniques for A Health Laboratory) ; Edisi 2. Penerbit EGC


Next
« Prev Post
Previous
Next Post »