Dampak Alkohol: Peningkatan Penyakit Hati dan Kanker di Amerika Serikat
Konsumsi alkohol di Amerika Serikat terus menunjukkan dampak yang mengkhawatirkan terhadap kesehatan masyarakat. Penelitian terbaru yang didukung oleh VCU Health mengungkapkan peningkatan kasus penyakit hati dan kanker terkait alkohol, terutama pada wanita.
Temuan Utama: Peningkatan Kasus dan Kematian
Sebuah studi yang diterbitkan dalam Clinical and Molecular Hepatology, yang ikut ditulis oleh Juan Pablo Arab, M.D., direktur ilmu alkohol di Stravitz-Sanyal Institute for Liver Disease and Metabolic Health di Virginia Commonwealth University (VCU), melacak data selama dua dekade dari tahun 2000 hingga 2021. Hasilnya sangat mengkhawatirkan, menunjukkan peningkatan kasus penyakit hati terkait alkohol (ALD) dan kanker terkait alkohol, disertai dengan peningkatan angka kematian dan biaya ekonomi yang sangat besar.
- Peningkatan Kasus ALD: Pada tahun 2021 saja, terdapat lebih dari 28.000 kasus baru ALD, hampir 228.000 orang hidup dengan penyakit tersebut, dan hampir 22.000 kematian.
- Peningkatan Kematian: Selama 20 tahun, kematian akibat ALD meningkat hampir 80%, sementara kasus baru dan keseluruhan meningkat lebih dari sepertiga.
Kanker Terkait Alkohol: Kanker Hati dan Tenggorokan Paling Cepat Meningkat
Meskipun beberapa jenis kanker terkait alkohol tetap stabil atau bahkan menurun, kematian akibat kanker hati dan tenggorokan terus meningkat. Distrik Columbia mencatat tingkat kematian kanker terkait alkohol tertinggi pada tahun 2021 (6.54 per 100.000), diikuti oleh New Hampshire dan Maryland. Sebanyak 39 negara bagian mengalami peningkatan kematian akibat kanker terkait alkohol, dengan peningkatan paling tajam terjadi di Oklahoma, Tennessee, dan West Virginia. Tingkat di Virginia meningkat dari 3.98 pada tahun 2000 menjadi 4.24 pada tahun 2021.
Dampak pada Wanita: Peningkatan Signifikan
Wanita sangat terpengaruh oleh peningkatan kasus penyakit hati terkait alkohol. Tingkat kematian tahunan akibat ALD meningkat hampir tiga kali lebih cepat pada wanita dibandingkan pria. Peneliti menekankan bahwa wanita cenderung mengalami kerusakan hati lebih cepat dan lebih kecil kemungkinannya untuk menerima pengobatan untuk gangguan penggunaan alkohol.
Peran Geografi dan Biaya Ekonomi
Geografi juga memainkan peran penting. New Mexico mencatat tingkat kematian penyakit hati tertinggi di negara bagian pada tahun 2021, yaitu 8.16 per 100.000, hampir dua kali lipat rata-rata nasional. Lebih dari 40 negara bagian mengalami peningkatan selama periode studi, termasuk Virginia.
Biaya Ekonomi yang Mengejutkan
Dampak finansialnya sangat besar. Penyakit hati terkait alkohol saja diperkirakan akan memakan biaya $880 miliar di Amerika Serikat antara tahun 2022 dan 2040, termasuk rawat inap, transplantasi hati, hilangnya produktivitas, dan kematian dini.
Perubahan Kebiasaan Minum dan Dampaknya
Konsumsi alkohol nasional meningkat lebih dari sepertiga antara tahun 2000 dan 2020. Pada saat yang sama, tingkat obesitas juga meningkat, memperburuk kerusakan hati terkait alkohol. Tekanan ekonomi seperti Resesi Hebat dari akhir tahun 2007 hingga 2009 dan pandemi COVID-19 juga mengganggu kebiasaan minum, dengan banyak orang Amerika melaporkan penggunaan yang lebih berat selama periode tersebut.
Alkohol sebagai Faktor Risiko
Meskipun alkohol tidak menyaingi merokok dalam hal kematian akibat kanker, alkohol kini menempati urutan kelima di antara faktor risiko. Alkohol berada di belakang obesitas, pola makan, dan gula darah tinggi, tetapi tidak seperti beberapa faktor tersebut, tren peningkatan alkohol tidak menunjukkan tanda-tanda melambat.
Langkah-Langkah Pengendalian dan Pencegahan
Kesadaran masyarakat tentang bahaya alkohol tetap menjadi masalah utama. Survei tahun 2020 menemukan bahwa lebih dari setengah orang Amerika tidak tahu bahwa alkohol dapat menyebabkan kanker, kesenjangan yang memperlambat upaya pencegahan dan kebijakan.
Strategi Efektif
Para peneliti mengatakan bahwa strategi yang terbukti digunakan untuk melawan tembakau dapat membantu, seperti menaikkan pajak pada produk alkohol, membatasi jam penjualan, dan meluncurkan kampanye pendidikan masyarakat yang menyoroti risiko kanker terkait alkohol. Negara bagian dengan kebijakan alkohol yang lebih kuat cenderung melaporkan tingkat kematian yang lebih rendah, sementara negara bagian dengan langkah-langkah yang lebih lemah mengalami peningkatan kematian.
Perhatian Khusus pada Wanita
Perhatian khusus diperlukan untuk wanita. Penggunaan alkohol di kalangan wanita telah meningkat, mempersempit kesenjangan dengan pria, dan dikombinasikan dengan kerentanan biologis – mereka sangat terpengaruh. Tanpa pencegahan, penyaringan, dan tindakan kebijakan yang lebih kuat, para ahli memperingatkan bahwa angka-angka ini akan terus meningkat.
Pesan yang jelas adalah: Mengurangi penggunaan alkohol dapat menyelamatkan nyawa, tidak hanya dari kecelakaan atau kecanduan, tetapi juga dari penyakit hati dan kanker.
Penelitian ini dipimpin oleh Pojsakorn Danpanichkul dari Texas Tech University dan Ju Dong Yang Karsh dari Cedars-Sinai Medical Center. Peneliti lainnya termasuk Yanfang Pang, Tanuj Mahendru, Primrose Tothanarungroj, Luis Antonio Díaz, Pimtawan Jatupornpakdee, Mark D. Muthiah, Kwanjit Duangsonk, Won-Mook Choi, Daniel Q. Huang, Donghee Kim, Mazen Noureddin, Karn Wijarnpreecha, Suthat Liangpunsakul, dan Amit G. Singal.
VCU Stravitz-Sanyal Institute for Liver Disease and Metabolic Health berkomitmen untuk memberikan perawatan terbaik bagi pasien dengan penyakit hati, membantu mereka hidup lebih lama dan lebih sehat. Untuk informasi lebih lanjut atau untuk mendapatkan bantuan, hubungi 833-828-5487.
Ikuti dan Dukung Infolabmed.com
Mari terhubung melalui media sosial dan dukung perkembangan website Infolabmed.com
Dukungan untuk Infolabmed.com
Beri Donasi untuk Perkembangan Website
Dukung Infolabmed.com dengan memberikan donasi terbaikmu melalui DANA. Setiap kontribusi sangat berarti untuk pengembangan dan pemeliharaan website.
Donasi via DANAProduk Infolabmed
Nama Produk: PORLAK BGM-102 - Alat Cek Gula Darah Digital Akurat, Hasil 5 Detik, Bonus Lancet & Baterai
Harga: Rp 270.000
© 2025 Infolabmed.com | Terima kasih atas dukungannya
Post a Comment