6 Penyebab Hipertensi Membandel: Penjelasan Dokter Ahli, Jakarta
Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah masalah kesehatan yang umum, namun terkadang sulit untuk dikendalikan. Kondisi ini, yang dikenal sebagai hipertensi membandel atau resisten, terjadi ketika tekanan darah tetap tinggi meskipun pasien telah mengonsumsi obat-obatan. Artikel ini akan membahas penyebab hipertensi membandel, berdasarkan penjelasan dari Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Ginjal Hipertensi, dr. Tunggul Diapari Situmorang, Sp.PD-KGH.
1. Ketidaktaatan dalam Minum Obat
Penyebab utama hipertensi membandel adalah ketidakdisiplinan pasien dalam mengonsumsi obat yang telah diresepkan. Dr. Tunggul menjelaskan bahwa pada kasus hipertensi resisten, pasien bahkan mungkin memerlukan kombinasi hingga lima jenis obat berbeda. Penting untuk diingat bahwa obat hipertensi harus dikonsumsi setiap hari seumur hidup, dan tidak bisa hanya sekali minum langsung sembuh.
2. Jarangnya Mengukur Tekanan Darah
Selain ketidaktaatan minum obat, kurangnya monitoring tekanan darah juga menjadi faktor penting. Dr. Tunggul menekankan pentingnya memantau tensi secara rutin untuk mengetahui efektivitas terapi yang dijalani. Pasien disarankan untuk melakukan pemeriksaan sendiri di rumah, tidak hanya mengandalkan pemeriksaan di klinik atau rumah sakit.
Cara Mengukur Tekanan Darah yang Akurat
Dr. Tunggul menyarankan untuk memeriksa tekanan darah lebih dari sekali guna mendapatkan hasil yang lebih akurat. Lakukan pengecekan tensi tiga kali dengan jeda satu hingga dua menit, kemudian hitung rata-rata hasilnya.
3. Gaya Hidup yang Tidak Sehat
Gaya hidup yang tidak sehat merupakan faktor penting lainnya yang menghambat pengendalian tekanan darah. Dr. Tunggul mengatakan bahwa modifikasi gaya hidup harus menjadi langkah awal dalam mengobati hipertensi. Beberapa kebiasaan yang perlu diubah meliputi:
- Kurang Bergerak: Kebiasaan malas bergerak dan kurang olahraga dapat meningkatkan risiko hipertensi.
- Kurang Tidur: Kurang tidur juga dapat menjadi pemicu tekanan darah tinggi.
- Konsumsi Garam Berlebihan: Asupan garam yang tinggi dapat memperburuk kondisi hipertensi.
4. Faktor Lain yang Mempengaruhi
Selain faktor-faktor di atas, terdapat beberapa faktor lain yang dapat mempengaruhi pengendalian hipertensi. Namun, artikel ini hanya fokus pada tiga faktor utama yang disebutkan oleh dr. Tunggul.
5. Penyebab Lainnya (tidak disebutkan dalam artikel sumber)
Beberapa penyebab lain dari hipertensi membandel yang perlu diperhatikan termasuk adanya kondisi medis lain seperti gangguan ginjal, gangguan tiroid, atau sleep apnea. Selain itu, efek samping dari obat-obatan tertentu juga bisa menjadi pemicu.
6. Pentingnya Konsultasi dengan Dokter
Jika Anda mengalami hipertensi membandel, sangat penting untuk berkonsultasi dengan dokter. Dokter akan melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk mengidentifikasi penyebab yang mendasari dan merencanakan pengobatan yang tepat. Ingatlah bahwa penanganan hipertensi membutuhkan kombinasi antara pengobatan medis dan perubahan gaya hidup.
Penting untuk diingat bahwa informasi ini berdasarkan pada Press Briefing Hari Jantung Sedunia di Siloam Hospital TB Simatupang, Jakarta Selatan, pada Selasa, 30 September 2025, dengan narasumber dr. Tunggul Diapari Situmorang, Sp.PD-KGH. Perubahan gaya hidup dan kepatuhan terhadap pengobatan adalah kunci untuk mengendalikan hipertensi dan mencegah komplikasi serius.
Ikuti dan Dukung Infolabmed.com
Mari terhubung melalui media sosial dan dukung perkembangan website Infolabmed.com
Dukungan untuk Infolabmed.com
Beri Donasi untuk Perkembangan Website
Dukung Infolabmed.com dengan memberikan donasi terbaikmu melalui DANA. Setiap kontribusi sangat berarti untuk pengembangan dan pemeliharaan website.
Donasi via DANAProduk Infolabmed
Nama Produk: PORLAK BGM-102 - Alat Cek Gula Darah Digital Akurat, Hasil 5 Detik, Bonus Lancet & Baterai
Harga: Rp 270.000
© 2025 Infolabmed.com | Terima kasih atas dukungannya
Post a Comment