Penyakit Jantung Bawaan: 4 Penyebab Utama Selain Faktor Keturunan

Table of Contents

4 Penyebab Penyakit Jantung Bawaan, Bukan Hanya Faktor Genetik


Penyakit jantung bawaan (PJB) seringkali dikaitkan dengan faktor keturunan, namun perlu dipahami bahwa ada sejumlah penyebab lain yang juga berperan penting. Informasi ini berdasarkan pada data dari Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah (RSJPD) Harapan Kita, Jakarta Barat, pada Rabu, 24 September 2025.

1. Faktor Keturunan: Risiko yang Perlu Diwaspadai

Menurut dr. Oktavia Lilyasari, Sp.JP(K), risiko seseorang mengidap PJB karena faktor keturunan berkisar antara satu hingga tiga persen. Artinya, jika ada riwayat PJB dalam keluarga, seperti orang tua atau saudara kandung, risiko tersebut meningkat. dr. Oktavia memberikan pernyataan ini saat ditemui di RSJPD Harapan Kita, Jakarta Barat.

2. Infeksi dan Penyakit Ibu Hamil

Selain faktor genetik, infeksi atau penyakit yang dialami ibu selama mengandung juga dapat meningkatkan risiko PJB pada bayi. Contohnya, infeksi toksoplasma, penyakit autoimun, atau diabetes pada ibu hamil. Kondisi kesehatan ibu selama kehamilan sangat krusial karena dapat memengaruhi perkembangan jantung janin.

Pentingnya Kesehatan Ibu Hamil

Kesehatan ibu hamil adalah kunci utama untuk mencegah PJB. Oleh karena itu, sangat penting bagi ibu hamil untuk melakukan pemeriksaan rutin dan menjaga pola hidup sehat.

3. Gaya Hidup yang Berisiko

Gaya hidup ibu selama kehamilan juga memainkan peran penting. Merokok atau mengonsumsi alkohol saat hamil dapat mengganggu proses pembentukan jantung janin. Paparan zat-zat berbahaya ini dapat menyebabkan kerusakan pada organ jantung yang sedang berkembang. Penting untuk diingat, bahwa periode kritis pembentukan jantung terjadi pada tiga bulan pertama kehamilan atau trimester pertama.

4. Penggunaan Obat-obatan Sembarangan

Penggunaan obat-obatan tanpa anjuran dokter selama kehamilan juga dapat meningkatkan risiko PJB. Terkadang, ibu hamil tidak menyadari kehamilannya atau mengabaikan gejala yang timbul. Penggunaan obat-obatan yang tidak tepat dapat berdampak buruk pada perkembangan janin, termasuk pada jantungnya. Penting untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat apapun selama hamil.

Kapan Gangguan Terjadi? Trimester Pertama Kritis

Penting untuk dipahami bahwa gangguan pada pembentukan jantung terjadi pada trimester pertama kehamilan, yaitu tiga bulan pertama. Pada periode inilah organ jantung mulai terbentuk. Gangguan sekecil apapun pada masa ini dapat menyebabkan jantung tumbuh tidak sempurna. Oleh karena itu, menjaga kesehatan selama masa ini sangatlah krusial.

Pencegahan: Asam Folat dan Perencanaan Kehamilan

Dokter spesialis jantung dan dokter kandungan menekankan pentingnya menjaga kesehatan kandungan sejak sebelum kehamilan. Salah satu langkah penting adalah mengonsumsi asam folat. dr. Oktavia menekankan bahwa asam folat sangat penting untuk ibu yang akan hamil, sehingga bayi di dalam kandungan dapat tumbuh dengan sempurna. Pentingnya perencanaan kehamilan yang matang dapat membantu mencegah risiko PJB.

Dengan memahami berbagai penyebab PJB dan pentingnya menjaga kesehatan selama kehamilan, diharapkan masyarakat dapat mengambil langkah-langkah preventif untuk mengurangi risiko penyakit ini pada bayi.

Ikuti dan Dukung Infolabmed.com

Mari terhubung melalui media sosial dan dukung perkembangan website Infolabmed.com

Follow Media Sosial Infolabmed.com

📢

Telegram

Follow
👍

Facebook

Follow
🐦

Twitter/X

Follow

Dukungan untuk Infolabmed.com

Beri Donasi untuk Perkembangan Website

Dukung Infolabmed.com dengan memberikan donasi terbaikmu melalui DANA. Setiap kontribusi sangat berarti untuk pengembangan dan pemeliharaan website.

Donasi via DANA

Produk Infolabmed

Reagen Golongan Darah

Nama Produk: REAGEN GOLONGAN DARAH REIGED DIAGNOSTICS (1 SET LENGKAP ANTI-A, ANTI-B, ANTI-AB, ANTI-D + KARTU GOLONGAN DARAH)

Harga: Rp 430.000

© 2025 Infolabmed.com | Terima kasih atas dukungannya

Post a Comment