KPAI Minta RUU Pengasuhan Anak Segera Disahkan: Kasus Cacingan di Bengkulu Jadi Sorotan

Table of Contents

Muncul Lagi Kasus Anak Muntah Cacing, KPAI Desak Pengesahan RUU Pengasuhan Anak


Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendesak pemerintah untuk segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pengasuhan Anak menjadi undang-undang. Desakan ini muncul sebagai respons atas kasus anak muntah cacing yang terjadi di Bengkulu, yang menjadi pengingat pentingnya perlindungan anak secara komprehensif.

Desakan KPAI: RUU Pengasuhan Anak Mendesak untuk Disahkan

KPAI menekankan bahwa pengesahan RUU Pengasuhan Anak sangat krusial dalam upaya melindungi anak-anak. Undang-undang ini diharapkan dapat memberikan perlindungan yang menyeluruh, mulai dari pencegahan (preventif), promosi kesehatan (promotif), rehabilitasi, pengobatan (kuratif), hingga perawatan paliatif.

Wakil Ketua KPAI, Jasra Putra, mengungkapkan keprihatinannya terkait regulasi yang ada saat ini. Ia mengatakan bahwa adanya celah dalam regulasi mengenai intervensi terhadap anak, yang menyebabkan anak menjadi kelompok rentan terhadap pengabaian, penelantaran, dan kekerasan. Hal ini disampaikan Jasra Putra kepada ANTARA pada Kamis, 18 September 2025.

Kutipan Jasra Putra: Perlindungan Anak yang Komprehensif

Jasra Putra menekankan pentingnya undang-undang yang kuat untuk melindungi anak-anak. Ia menjelaskan, "Regulasi kita masih bolong soal siapa yang bisa mengintervensi anak dari dalam, mengakibatkan anak menjadi kelompok rentan yang selalu mengalami pengabaian, ketelantaran, dan ketika ketidakmampuan terjadi, maka anak yang paling mudah menjadi korban berlapis dalam kekerasan, menjadi pelampiasan kekerasan keluarga, baik verbal, non verbal, fisik, dan psikis."

Kasus Kecacingan di Bengkulu: Bukti Nyata Kebutuhan Perlindungan Anak

Kasus anak muntah cacing yang terjadi di Bengkulu menjadi sorotan utama dalam desakan KPAI. Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya penanganan masalah kesehatan dan perlindungan anak yang lebih baik di Indonesia.

Kronologi Kasus: Khaira dan Aprilia Dirawat Akibat Kecacingan

Viral di media sosial, kasus yang menimpa kakak beradik, Khaira dan Aprilia, yang berasal dari Bengkulu. Khaira, yang berusia 1 tahun 8 bulan, dan Aprilia, yang berusia 4 tahun, harus dirawat di rumah sakit akibat infeksi cacing.

Semua bermula ketika Khaira jatuh sakit. Orang tua mereka, Prengki (25) dan Yanti Hastuti (24), segera membawa Khaira ke RSUD Tais untuk mendapatkan perawatan. Saat masuk rumah sakit, berat badan Khaira hanya 8 kilogram. Ia dirawat di ruang ICU dengan kondisi demam tinggi dan batuk berdahak.

Awalnya, dokter mendiagnosa Khaira suspek bronkopneumonia atau infeksi paru-paru. Namun, setelah Khaira berulang kali memuntahkan cacing, pihak rumah sakit segera meningkatkan perawatan intensif.

Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, ternyata kakak Khaira, Aprilia, juga mengalami masalah kesehatan yang sama. Keduanya kini sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Temuan KPAI: Dugaan Keracunan MBG di 38 Provinsi

Selain kasus di Bengkulu, KPAI juga menyoroti temuan dugaan keracunan MBG yang dialami oleh 1.406 siswa di 38 provinsi. Hal ini semakin mempertegas urgensi perlindungan anak di berbagai aspek, termasuk kesehatan dan keselamatan.

Kasus-kasus ini menunjukkan bahwa perlindungan anak di Indonesia memerlukan perhatian serius dari berbagai pihak. Pengesahan RUU Pengasuhan Anak diharapkan menjadi langkah awal untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan sehat bagi anak-anak di seluruh Indonesia.

Ikuti dan Dukung Infolabmed.com

Mari terhubung melalui media sosial dan dukung perkembangan website Infolabmed.com

Follow Media Sosial Infolabmed.com

📢

Telegram

Follow
👍

Facebook

Follow
🐦

Twitter/X

Follow

Dukungan untuk Infolabmed.com

Beri Donasi untuk Perkembangan Website

Dukung Infolabmed.com dengan memberikan donasi terbaikmu melalui DANA. Setiap kontribusi sangat berarti untuk pengembangan dan pemeliharaan website.

Donasi via DANA

Produk Infolabmed

Reagen Golongan Darah

Nama Produk: REAGEN GOLONGAN DARAH REIGED DIAGNOSTICS (1 SET LENGKAP ANTI-A, ANTI-B, ANTI-AB, ANTI-D + KARTU GOLONGAN DARAH)

Harga: Rp 430.000

© 2025 Infolabmed.com | Terima kasih atas dukungannya

Infolabmed
Infolabmed infolabmed.com merupakan kanal informasi tentang Teknologi Laboratorium Medik meliputi Materi Kuliah D3 dan D4, Informasi Seminar ATLM, Lowongan Kerja. Untuk dukung website infolabmed tetap aktif silahkan ikut berdonasi melalui DANA = 085862486502.

Post a Comment