Hot News

Total Pageviews

Check Page Rank

Cara Merawat Dan Membersihkan Mikroskop

Posted by On 5:35 AM


Infolabmed.com. Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, kini telah banyak ditemukan alat bantu untuk menyelesaikan permasalahan. Salah satu penemuan itu adalah mikroskop. Mikroskop merupakan salah satu alat penting dalam kegiatan biologi. 

Pembersihan Mikroskop
Mikroskop digunakan untuk memeriksa cairan dan jaringan biologis. Karena itu, mikroskop harus didekontaminasi secara berkala.

Alat dan bahan
  • Potongan kain bekas yang bersih dan sebuah saputangan linen halus
  • Tisu pembersih lensa atau kalau tidak ada, kertas putih yang menyerap cairan atau kapas medis
  • Selembar bahan kulit berbulu halus (chamois leather), kalau ada (kalau tidak ada, dapat digunakan kain lap yang tidak berbulu)
  • Sebotol kecil cairan pembersih (lihat penjelasan di bawah)
  • Sebuah kantong plastik
  • Sebuah karet penyemprot-udara kecil dan, kalau ada, sebuah sikat berbulu halus (atau kuas halus atau blower pembersih lensa)
  • Sebuah desiccator berdiameter 15-20 cm berisi sekurang-kurangnya 250 g .gel silika-biru kering (yang berubah warna menjadi pink bila udara lembab).
CARA MEMBERSIHKAN MIKROSKOP
Membersihkan permukaan optis
Permukaan optis (kondensator; objektif, okuler) harus dijaga bebas-debu dengan cara membersihkannya menggunakan kuas halus, sikat berbulu halus (Gbr. 3,27) atau blower. Kalau bagian dalam okuler berdebu, lepaskan lensa dan bersihkan bagian dalamnya.
 
Residu minyak pada lensa harus dibersihkan dengan tisu pembersih lensa, kertas yang menyerap cairan, atau kapas medis. Permukaan optis, terakhir dapat dibersihkan dengan cairan pembersih khusus yang mengandung:
  • 80% petroleum eter (titik didih 60-80°C)
  • 20% 2-propanol.

Catatan: Jangan menggunakan etanol 95%, xilen, atau toluen untuk membersihkan lensa karena zat-zat ini dapat melarutkan semen. Namun, zat-zat ini dapat digunakan untuk membersihkan cermin mikroskop.
 
Membersihkan perlengkapan mikroskop
Kotoran tebal yang melekat dapat dibersihkan dengan larutan.bersabun. Gemuk dan minyak dapat dibersihkan dengan cairan pembersih khusus seperti diuraikan di atas. Selanjutnya, perlengkapan sebaiknya dibersihkan dengan campuran air suling dan etanol 95% dalam perbandingan 50:50. Campuran ini tidak tepat digunakan untuk membersihkan permukaan optis.
 
Komponen mekanis (pengatur fokus kasar, pengatur fokus halus, pemusat kondensator, dan meja mekanis) harus dibersihkan seeara berkala dan dilumasi dengan oli mesin supaya dapat digerakkan dengan lanear.


CARA MERAWAT MIKROSKOP
Sewaktu Anda melakukan perawatan dan perbaikan mikroskop, hati-hati jangan sampai keliru antara tombol pemusat kondensator dengan tombol pengunci kondensator. Untuk merawat mikroskop, lakukan langkah-Iangkah berikut.
  • Periksa meja mekanis
  • Periksa fungsi pemfokusan.
  • Bersihkan jamur yang tumbuh di mikroskop.
  • Periksa diafragma.
  • Bersihkan semua komponen mekanis.
  • Lumasi mikroskop sesuai petunjuk penggunaan alat.
  • Periksa beban pegas (tegangan) pada penjepit kaca objek. Bila terlalu tegang, dapat menyebabkan kaca objek pecah dan penjepit rusak.
  • Periksa kesegarisan optis (optical alignment). Keburaman spesimen yang terlihat lebih sering disebabkan oleh ketaksegarisan (misalignment) komponen-komponen optis, bukan karena ketakadekuatan cahaya.

Hal-hal yang harus diperhatikan
  • Jangan sekali-kali mencelupkan objektif  ke dalam xilen atau etanol karena dapat menyebabkan lensa terkelupas (detached).
  • Jangan sekali-kali menggunakan kertas biasa untuk membersihkan lensa.
  • Jangan sekali-kali menyentuh lensa dengan jari Anda.
  • Jangan sekali-kali membersihkan komponen penyangga atau meja objek dengan xilen atau aseton
  • Jangan sekali-kali membersihkan bagian dalam lensa okuler dan objektif dengan kain lap atau kertas (hal ini dapat melepaskan lapisan antireflektif); lebih baik gunakan sikat berbulu halus, kuas halus, atau blower.
  • Jangan sekali~kali membiarkan mikroskop tanpa okuler, kecuali tabung okuler diberi sumbat.
  • Jangan sekali~kalimenyimpan mikroskop dalam kotak kayu tertutup pada kondisi udara panas dan lembab.
  • Jangan sekali-kali menekan kaca objek dengan objektifkareria baik kaca objek maupun objektif dapat pecah. Hati-hati ketika memfokuskan mikroskop. 
  • Rawat meja mekanissupaya tetap betsih.
  • Jangan membongkarkomponen optis karena dapat menyebabkan ketaksegarisan (misalignment).
  • Permukaan optis harus dibersihkan menggunakan tisu pembersih lens a atau tisu halus.
  • Jangan sekali-kali membiarkan mikroskop,dengan minyak imersi yang melekat pada lensa objektif.
  • Bersihkan minyak imersi yang melekat setiap hari. Larutan bersabun umumnya dapat digunakart sebagai pembersih.
  • Gunakan pelarut organik sesuai petunjuk pemakaiannya.
  • Jangan sekali-kali membawa mikroskop dengan satu tangan pada bagian lengannya; gunakan kedua tangan, satu mernegang kaki mikroskop, satu lagi memegang lengan mikroskop.
  • Ketika mengganti lampu, jangan menyentuh bola lampu dengan jari Anda karena sidik jari yangtertinggal mengurangi intensitas iluminasi.

Hal-hal tambahan yang harus diperhatikan pada iklim tropis
Musim panas
Pada musim panas, masalah utama yaitu debu. Partikel-partikel debu dapat masuk ke dalam bagian berulir dan ke bawah lensa. Hal ini dapat dihindari dengan cara-cara berikut.
  • Simpan selalu mikroskop dalam plastik kedap-udara sewaktu tidak digunakan.
  • Sehabis digunakan, bersihkan seluruh bagian mikroskop dengan menyemprotkan udara menggunakan karet penyemprot udara.
  • Terakhir, bersihkan lensa menggunakan sikat "bulu-unta" halus, kuas halus, atau blower. Bila partikel debu masih tersisa di permukaan lensa objektif, bersihkan dengan tisu pembersih lensa.
Kondisi lembab
Pada musim panas dengan kelembaban tinggi dan selama musim hujan pada iklim tropis,jamur dapat tumbuh di mikroskop terutama pada permukaan lensa, bagian berulir, dan lapis an cat badan mikroskop. Hal ini menyebabkan mikroskop akan cepat rusak. Pencegahannya seperti yang diuraikan di bawah ini.
 
Simpan selalu mikroskop dalam plastik kedap-udara sewaktu tidak digunakan di dalam sebuah desiccator, yang berisi gel silika-biru, untuk mengeringkan udara di dalam plastik tersebut. (Silika tersebut akan berubah menjadi merah ketika kapasitas absorbsi uap udara lembab terlampaui. Jika demikian, silika tersebut dapat diperbaharui dengan memanaskannya dalam oven udara-panas atau di atas api). Mikroskop har:us dibersihkan setiap hari agar bebas-debu. Prosedur-prosedur ini harus dilakukan secara rutin dan merupakan hal penting selain prosedur reparasi dan perawatan mikroskop.

NB : Materi ini akan Kami rangkum dalam seri Buku infolabmed tentang Mikroskop.

Sumber 
WHO . 2003. Pedoman Dasar Untuk Laboratorium Kesehatan (Manual of Basic Techniques for A Health Laboratory) ; Edisi 2. Penerbit EGC

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »