Hot News

Total Pageviews

Check Page Rank

Hormon Pertumbuhan (Growth Hormone, GH), Hormon Pertumbuhan Manusia (Human Growth Hormone, hCG) (Serum) - Seri Pemeriksaan Laboratorium Klinik

Posted by On 4:21 AM


Hormon pertumbuhan manusia (human growth hormone, hCG) merupakan hormon yang berasal dari kelenjar hipofisis anterior, mengatur pertumbuhan tulang dan jaringan. Kadar hormon pertumbuhan dapat meningkat karena makanan yang mengandung protein, berpuasa, stres, latihan fisik, dan tidur nyenyak.

Kadar hGH serum yang rendah dapat menyebabkan dwarfisme[1]. Kadar hGH yang meningkat dapat menyebabkan keadaan gingantisme pada anak dan akromegali pada dewasa. Dari kadar hormon pertumbuhan  yang random, tidak dapat dibuat diagnosis yang positif; oleh karena itu, stimulasi hormon pertumbuhan atau uji tantangan supresi dapat dilakukan. Suatu uji pembebanan glukosa supresi GH seharusnya menyupresi sekresi hGH. Kegagalan untuk menyupresi kadar hGH dapat mengofirmasi diagnosis gigantisme (pada anak) atau akromegali [2] (pada dewasa). 


Tujuan
  • Untuk menentukan apakah terjadi kekurangan atau kelebihan hormon pertumbuhan manusia.
  • Untuk membantu mendiagnosis dwarfisme, gigantisme, atau akromegali.
Nilai Rujukkan
DEWASA: Pria: < 5 ng/ml. Wanita: < 10 ng/ml.
ANAK:< 10 ng/ml.

Prosedur 
  • Kumpulkan 3 sampai 5 ml darah vena dalam tabung bertutup merah, dianjurkan jika dilakukan dipagi hari. Hindari terjadi hemolisis. Antarkan segera spesimen darah tersebut ke laboratorium karena hGH memiliki rentang hidup yang pendek.
  • Klien harus berpuasa selama 8 sampai 10 jam, kecuali minum, diperbolekan.
  • Anjurkan klien beristirahat selama 30 menit sampai 1 jam sebelum pengambilan sampel darah.

Masalah Klinis
PENURUNAN KADAR: Dwarfisme pada anak, hipopitutarisme. Pengaruh Obat: Obat kortison, fenotiazin, glukosa.
PENINGKATAN KADAR: Gigantisme (pada anak), akromegali (pada dewasa), pembedahan mayor, bayi prematur dan bayi baru lahir. Pengaruh Obat: Insulin, estrogen, amfetamin, penyakit beta, levodopa, metildopa (Aldomet).

Faktor yang Mempengaruhi Temuan Laboratorium
  • Stres, latihan fisik, makanan (yang mengandung protein), dan tidur nyenyak dapat menyebabkan peningkatan kadar hGH.
  • Obat yang tercantum dalam Pengaruh Obat dapat menurunkan atau meningkatkan kadar hGH.
  • Hemolisis pada sampel darah mempengaruhi temuan uji.
IMPLIKASI KEPERAWATAN DAN RASIONAL
  • Jaga ketenangan lingkungan sehingga stres tidak akan mempengaruhi temuan uji.
  • Beritahu pemberi layanan kesehatan dan/atau petugas laboratorium jika klien merasa cemas, sudah makan, atau melakukan latihan fisik sebelum uji dilakukan.
PENYULUHAN KLIEN
  • Anjurkan klien tidak makan selama 8 sampai 10 jam sebelum uji dilakukan. Anjurkan klien beristirahat dan tidak melakukan latihan fisik sebelum uji dilakukan.
  • Beri tahu klien jika hGH serum meningkat, keadaan ini memerlukan uji lanjutan. 

PENTING : Terimakasih sudah berkunjung ke website Kami. Untuk yang mengambil artikel dari website Kami, dimohon untuk mencantumkan sumber pada tulisan / artikel yang Anda muat. Terimakasih atas kunjungannya.

Sumber : 
  1. LeFever Ke, Joyce. 2002. Pedoman Pemeriksaan Laboratorium & Diagnostik ; Edisi 6. Hal : 225 - 226. Cetakan 2017. EGC ; Jakarta

 Baca juga :


 



Footnote :
1 :  Dwarfisme adalah kondisi seseorang yang kekurangan pertumbuhan, dengan rendah dan kecil yang dibawah normal. Dwarfisme disebabkan oleh kekurangan jumlah hormon pertumbuhan. Tidak terdapat definisi rendah yang merujukan orang sebagai "mungil". Tinggi dewasa yang mengalami dwarfisme dapat setinggi sekitar 1,25 - 1,40 meter. (Wikipedia, 2017)
2: Akromegali adalah suatu penyakit di mana seseorang mengalami kelainan pada jumlah hormon pertumbuhan yang berlebihan. (Wikipedia, 2017)

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »